Cara pembuatan batik Indonesia dengan ikat celup

Tags

Cara pembuatan batik Indonesia dengan ikat celup - Batik yang terdapat pada masyarakat Indonesia umumnya digunakan dalam kegiatan sehari- hari atau kegiatan formal seperti acara pernikahan atau kegiatan lain. Motif batik sangat beragam ada bermotif rumit maupun motif sederhana begitulah motif batik Indonesia.

Dengan menggunakan bentuk geometris ragam hias pada kain adalah bentuk yang  menyerupai bentuk ilmu ukur contohnya segitiga, lingkaran dan segiempat . Sedangkan motif non geometris ragam hias pada kain contohnya menggunakan motif flora dan fauna juga bentuk alam benda seperti batu dan awan.

Tutup celup merupakan prinsip utama dalam proses batik dengan menggunakan lilin atau malam untuk menutup bagian tertentu pada kain. Canting digunakan untuk membuat batik tulis dan kuas jika membuat batik lukis serta cetakan jika membuat batik printing.

Apabila menginginkan batik celup ikat dengan menggunakan rafia atau karet sebagai pengikat atau perintang. Berikut ini cara belajar membuat batik dengan teknik celup ikat antara lain sebagai berikut :

Sediakan alat dan bahan untuk membatik seperti : Kain mori, Pewarna seperti, wantek/indigosol/naphtol, Panci, Kompor, Karet gelang/tali rapia, Garam dapur secukupnya, Gawangan dan Pengaduk.

Cara membuat Batik Ikat Celup dengan teknik celupan untuk memberi motif pada kain putih. Agar tidak terkena cairan warna dasar pembuatan motif adalah adanya bagian yang tertutup ketika proses pencelupan bagian tersebut tidak terkena cairan. 

Dengan cara mengikat erat adalah cara menutup bagian agar rembesan warna pencelup tertahan oleh ikatan. Berikut ini untuk lebih memahami cara kerja cara untuk membuat taplak dengan teknik ikat celup.

  • Gunakan kain mori sesuai ukuran yang diinginkan contohnya dengan ukuran 40 x 60 cm.
  • Dengan menggunakan karet gelang atau tali rafia untuk mengikat bagian kain.
  • Ikatan dapat dilakukan dari tengah kain atau pinggir kain dengan motif segaris atau memusat dan seberapa banyak bagian yang di ikat yang dengan ikat tersebut akan menghasilkan banyak pula motif yang dihasilkan.
  • Cara menambahkan variasi bentuk dapat menggunakan batu kerikil, pecahan keramik, pecahan keramik atau lainya yang telah dibentuk sebelum mengikat kain.
  • Kemudian menyiapkan warna pencelup misalnya dengan menggunakan wantek dan masing- masing pencelup berbeda.
  • Siapkan panci kemudian isi dengan air dan masak pada kompor.
  • Selanjutnya pada panci dan garam dapur taburi dengan pewarna dengan ukuran sesuai aturan pakai dan aduk hingga rata.
  • Kemudian celupkan kain ke dalam panci setelah agak mendidih.
  • Semua kain di celup jika menginginkan satu warna dan bagian lain disisakan jika menginginkan lebih dari satu warna, dan supaya tidak terkena cairan dapat menggunakan plastik supaya tidak terkena cairan.
  • Angkat dan tiriskan setelah warna meresap ke kain.
  • Lalu lepas ikatan.
  • Pada jemuran atau gawangan untuk mentiriskan.
  • Dan jadilah karya batik ikat celup
  • Seperti pakaian atau kaos yang telah jadi dan dapat juga menggunakan aplikasi dengan cara membuat batik ikat celup.

Demikian Cara pembuatan batik Indonesia dengan ikat celup semoga bermanfaat.